(Note: Tulisan lama, tetapi masih relevan dan perlu dibaca)
Pada awal abad ke-19
Inggris kewalahan dalam neraca perdagangan dengan China. Inggris memerlukan teh dan sutra dari China, tetapi China tidak membutuhkan
produk Inggris dan hanya mau dibayar tunai. Ini membuat cadangan dana Inggris
berkurang.
Maka dicari siasat
lain, meniru yang dilakukan Belanda terhadap penduduk Jawa tahun 1700-an. Saat
itu Belanda memperkenalkan candu kepada penduduk Jawa, membuatnya ketagihan
sehingga bersedia menjual hasil bumi dan tanahnya dengan harga amat murah.
Selain kebutuhan rakyat China akan candu meningkat sehingga menguntungkan
Inggris, rakyat China juga menjadi hancur karena ketagihan.