Tampilkan postingan dengan label kisah nyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah nyata. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Februari 2013

Perang Candu Episode Keempat



(Note: Tulisan lama, tetapi masih relevan dan perlu dibaca)

Pada awal abad ke-19 Inggris kewalahan dalam neraca perdagangan dengan China. Inggris memerlukan teh dan sutra dari China, tetapi China tidak membutuhkan produk Inggris dan hanya mau dibayar tunai. Ini membuat cadangan dana Inggris berkurang.

Maka dicari siasat lain, meniru yang dilakukan Belanda terhadap penduduk Jawa tahun 1700-an. Saat itu Belanda memperkenalkan candu kepada penduduk Jawa, membuatnya ketagihan sehingga bersedia menjual hasil bumi dan tanahnya dengan harga amat murah. Selain kebutuhan rakyat China akan candu meningkat sehingga menguntungkan Inggris, rakyat China juga menjadi hancur karena ketagihan.

Senin, 29 Oktober 2012

Gadis Kecil Dan Sang Bapak Berangkat Haji


Seorang lelaki dari kalangan muslimin merasa ajalnya telah dekat, dia mengutarakan kepada keluarganya akan keinginannya untuk melaksanakan haji tahun ini sehingga dia bisa mengakhiri hidupnya dalam keadaan telah mengerjakan rukun Islam yang kelima.

Istrinya keberatan terhadap keinginan berhaji suaminya dengan alasan bahwa dia tidak mampu mengerjakan ibadah haji, demikian pula dengan anak-anaknya dengan alasan sedikit harta dan terputusnya rezeki bila dia pergi meninggalkan keluarganya, mereka terus berdebat tentang masalah itu, sang bapak tetap ingin berangkat haji sedangkan istri dan anak-anaknya menghalangi kecuali seorang anak gadisnya yang berdiri di pojok rumah menyaksikan pertengkaran dan perdebatan yang berlangsung terus menerus.

Sesudah perdebatan itu selesai, anak gadis tersebut masuk rumah sambil berkata, ’Biarkan bapak menunaikan perintah Allah, bertawakallah kalian sebab barangsiapa yang tawakal kepada Allah niscaya Allah mencukupinya’.

Kamis, 25 Oktober 2012

Surat Terbuka Untuk Bapak Presiden

Salam sejahtera Bapak Presiden,
Belum juga hilang dari ingatan tentang kasus Sandy dan Randy, si bocah perokok, tiba-tiba kita dihentakkan lagi dengan kisah tragis seorang bocah bernama Ilham. Seperti diberitakan kompas.com, bocah berumur 8 tahun warga Kampung Karawang Girang, Desa Karawang, Sukabumi, Jawa Barat, ini sudah mulai merokok sejak umur empat tahun!. Saat ini, dia bahkan bisa menghabiskan dua bungkus rokok dalam sehari. Keprihatinan makin lengkap manakala Ilham tak mau lagi bersekolah. Hari-harinya hanya dihabiskan dengan merokok dan bermain saja. Sungguh miris mendengarnya.
Lantas kasus demikian apakah kesalahan akan ditimpakan pada keluarga si anak semata? Atau kepada masyarakat sekitarnya? Oh, tidak bisa. Justru kesalahan mendasar terletak di pundak Anda sebagai pemimpin Negara ini. Sebagai pemimpin Negara, Bapak Presiden telah lalai dan abai melindungi warga negaranya (termasuk Ilham) dari dampak buruk produk tembakau (rokok). Ketiadan regulasi yang mengendalikan produk-produk tembakau telah menasbihkan Negara kita sebagai Negara “asbak”.

Rabu, 24 Oktober 2012

Segelas Susu untuk Jack



Jack, demikian dia dipanggil. Laki-laki kecil berumur tujuh tahun ini terlahir dari keluarga miskin. Ayah Jack seorang buruh kasar dengan gaji pas-pasan, sementara ibunya sudah menghadap sang Pencipta ketika berjuang melahirkan dirinya. Penderitaanya semakin sempurna, ketika sang ayah jatuh sakit dan tidak mampu lagi bekerja.

Si Jack kecil, terpaksa harus berjualan kue demi mengobati ayahnya. Sepulang sekolah, ia menjajakan kue dari pintu ke pintu. Hingga suatu sore, ketika kue yang dijualnya hanya tersisa satu buah saja, perutnya amat sangat kelaparan. Namun, Jack yang kurus tidak berani memakan kue tersebut, mengingat yang dibutuhkan saat ini adalah uang untuk membeli obat.